JFT PRANATA HUMAS : ANTARA MENGEJAR ANGKA KREDIT DAN INPASSING “

Manggar, Diskominfo Beltim – Terkait Permenpan RB No 26 Tahun 2016 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Fungsional melalui Penyesuaian / Inpassing yang menjadi diskusi hangat di kalangan PNS dalam jabatan maupun Calon fungsional di seluruh Indonesia , Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung Timur mengadakan acara Advokasi dan Konsultasi Jabatan Fungsional Pranata Humas se-Pulau Belitung Selasa (14/3), bertempat di Ruang sidang Lantai Dasar Setda Kab. Beltim
Kegiatan yang berlangsung satu hari ini, mendatangkan narasumber dari Direktorat Komunikasi Publik Ditjen Informasi dan Komunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika RI , yang terdiri dari Kasubdit Pembinaan Profesi Komunikasi Publik Drs. Sudjatmiko MM , Kasi Pemberdayaan Profesi Komunikasi Publik Asriani Sri Wahyuni, SE,MSE dan Pranata Humas Ahli Pertama Firmansyah, S.IKom . “Kegiatan ini sangat perlu, untuk memudahkan seorang Pranata Humas dalam mencari angka kredit dan bagaimana pertanggungjawaban seorang Pranata Humas dalam memperoleh angka kredit secara mudah” Buka Sudjatmiko kepada Diskominfo Beltim, Beliau juga menambahkan dengan mengikuti acara ini , para Pranata Humas dapat mengetahui bagaimana mekanisme mendapatkan angka kredit dan itu bisa dikerjakan dalam pekerjaannya sehari-hari .
kegiatan ini juga dalam rangka informasi secara detail mengenai kegiatan Ipassing tersebut ,”Ini harus disampaikan kepada pranata humas dan Orang-Orang yang tertarik menjadi Pranata Humas Bagaimana Syarat-syarat yang harus diajukan untuk mengikuti Inpassing tersebut, yang terpenting adalah pranata humas tersebut sudah pernah naik pangkat sekali tapi belum dilantik menjadi Pranata Humas, yang perlu ditekankan bahwa secepatnya kalau memang memenuhi syarat untuk inpassing tolong diajukan, karena angka kredit yang diperoleh itu sangat luar biasa dan sangat mudah, karenakan sifatnya ini penghargaan jadi ujian kompetensi yang disayaratkan bukan suatu hambatan”. Menjawab pertanyaan PNS yang sudah dilantik menjadi Pranata Humas tapi ingin mengikuti inpassing karena terbentur minimnya angka kredit untuk kenaikan pangkat selanjutnya , sudjatmiko mengklarifikasi bahwa inpassing ini diadakan untuk membantu Calon Pranata Humas yang belum dijalurnya “Persoalannya adalah seeorang PNS yang sudah dilantik menjadi Pranata Humas berarti dia sudah memenuhi syarat dan sudah mampu menjalani profesinya , jadi tidak perlu dibantu dengan Inpassing , seorang Calon Pranata humas yang mengikuti inpassing karena tidak memenuhi syarat menjadi pranata humas seperti diberhentikan sementara dari jabatan fungsional , itulah yang harus dibantu, ini Cuma perbedaan persepsi saja” tutup Sudjatmiko.
Bani Machtum selaku Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika,dalam acara tersebut menjelaskan di Kabupaten Belitung Timur sendiri terdapat 9 (Sembilan) Orang Pejabat Fungsional Pranata Humas, baru satu orang yang dilantik menjadi Pranata Humas , Lima orang dalam proses pembuatan SK, Satu orang belum mengajukan pengangkatan dan Dua orang belum melaksanakan diklat dasar Pranata Humas sebagai Syarat pengangkatan , “ Kita Butuh pencerahan mengenai apa yang harus dilaksanakan agar rekan-rekan pranata humas bisa menjalankan profesinya sesuai prosedur dan Para pranata humas juga bisa bertanya sebanyak-banyaknya apa saja mengenai pekerjaannya melalui forum ini”. advokasi dan pembinaan seperti ini amat sangat diperlukan untuk menambah wawasan mengenai Jabatan Fungsional Pranata humas bagi serta para Pranata Humas dan Calon Pranata Humas se-Pulau Belitung, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kepada Bidang, Kepala Sub Bagian yang menaung Pegawai Negeri yang menduduki jabatan Fungsional Tertentu Pranata Humas (War)

advokasi dan Konsultasi jabatan Fungsional Pranata Humas se-Pulau Belitung

Drs. Sutjadmiko (Narasumber)

FOTO BERSAMA NARASUMBER DAN PESERTA

Penulis: Diskominfo Beltim
Tags

Login

Lost your password?