Wabup Geram TI Rajuk Kian Merajalela

Manggar, Humas Beltim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) menyatakan tak akan main-main dengan keberadaan TI Rajuk yang melanggar aturan. Bahkan dalam operasi gabungan antara Satpol PP Kabupaten Beltim, Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung, Polres Beltim, Koramil Manggar serta SKPD terkait, Senin (13/3), satu unit TI rajuk dibakar.

Salah satu unit TI rajuk yang dibakar berada di aliran Sungai Manggar tepat di belakang Stadion Damar dan berbatasan dengan Desa Padang Manggar. Saat dilakukan operasi, TI tersebut tampak baru saja dirakit oleh pemilik. Namun pekerja ataupun pemilik sudah kabur, saat mengetahui ada operasi penertiban.

Hal tersebut untuk menyatakan Pemkab Beltim serius menindak TI Rajuk, khususnya yang berada di daerah aliran sungai (DAS) dan sumber baku air minum. Sekaligus untuk memberikan efek jera.

Wakil Bupati Beltim, Burhanuddin memimpin langsung operasi penertiban. Ia pun terlihat geram saat mendapati adanya TI Rajuk yang beroperasi di DAS.

“Kita akan terus rutin lakukan operasi sampai sampai tak ada lagi TI Rajuk yang beroperasi di sumber-sumber air bersih kita. Kita gak mau cadangan sumber air kita dirusak oleh keberadaan TI Rajuk ini,” tegas Aan sapaan Burhanuddin.

Aan menekankan Pemerintah bukan ingin memerangi masyarakat penambang timah. Namun hanya demi menjaga keberlangsung sumber air dan kerusakan hutan lindung.

“Kita dak pernah larang orang ingin menambang. Silahkan di tempat yang ada izinnya. Jangan di Pice, Sungai Manggar, tempat PDAM, itu kan untuk kebutuhan air bersih masyarakat luas,” kata Aan.

Mantan Kepala Bappeda Kabupaten Beltim itu menyesalkan adanya alasan penambang yang menyatakan untuk kebutuhan makan sehari-hari. Bahkan khusus untuk TI rajuk menurutnya hanya orang-orang yang punya modal besar yang mau menambang dengan sistem TI Rajuk.

“Dak ada alasan itu, untuk urusan perut lah. Ini kan modalnya gede, sikok TI ajak sudah Rp 50 jutaan lebih. Dak bisa ditolelir kalau alasan perut,” ujar Aan.

Aan pun memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Beltim untuk memeriksa kadar kerusakan air yang ditimbulkan dari beroperasinya TI rajuk dari setiap tempat yang dilakukan operasi.

Dalam operasi tim gabungan penertiban TI Rajuk tersebut, tim menyisir lokasi TI rajuk yang berada di TPA Trafo Mayang Damar, DAS Sungai Manggar, dan di Sungai Kumba Kecamatan Kelapa Kampit. Satpol PP Beltim dan Polres Beltim menyita 4 set mesin TI yang digunakan penambang untuk mengoperasikan TI Rajuk.

Turut ikut dalam operasi tersebut, Wakapolres Beltim, Kompol Joko Triyono, Ketua DPRD Beltim Tom Haryono, Kepala Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung, Harrie Patriadie, Danramil Manggar Mayor Trijoyo, pimpinan SKPD terkait, Camat Damar, Camat Manggar, Kepala Desa, anggota Polres Beltim serta wartawan. @2!

Penulis: Fauzi Akbar
Foto: Azy Diskominfo

Penulis: Diskominfo Beltim
Tags

Login

Lost your password?