BERITA DETAIL
Pembukaan sosialisasi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
26/April/2011

Manggar/Beltim. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) merupakan sistem yang tepat untuk pengadaan barang dan jasa yang didirikan oleh Kementrian, Lembaga, Badan Usah Milik Negara (BUMN) dan Pemerintah Daerah, untuk memfasilitasi pejabat pengadaan barang dan jasa dalam melaksanakan pengadaan barang dan jasa secara elektronik.

LPSE bukanlah panitia pengadaan, melainkan fasilitator antara Panitia Pengadaan di SKPD, dengan penyedia barang dan jasa. Tugas utama LPSE yaitu bertanggung jawab terhadap perawatan aplikasi dan server, regitrasi penyedia dan panitia di sistem LPSE, training aplikasi dan sosialisasi. Pengadaan barang/jasa pemerintah yang efisien dan efektif merupakan salah satu bagian yang penting dalam pengelolaan keuangan negara. Itulah sambutan Plt. Sekda, Drs. Umar Hasan, dalam acara Sosialisasi Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik.

Acara sosialisasi tersebut dihadiri Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Republik Indonesia, Prof.Ir. Himawan Adinegoro,Msc, Ir.H.Imran Rozi, mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Babel, Kepala SKPD se-Kab. Beltim, Ketua KADIN Kab. Beltim, Ketua Gapensi, Gapeknas, Gapeksindo Kab.Beltim.

LPSE merupakan unit kerja penyelenggara sistem elektronik pengadaan barang/jasa yang didirikan oleh Kementrian, Lembaga, BUMN dan Pemerintah Daerah, untuk memfasilitasi pejabat pengadaan dalam melaksanakan pengadaan barang/jasa.Terhadap pejabat pengadaan pada kementrian, lembaga, Pemerintah Daerah yang tidak membentuk LPSE, dapat melaksanakan pengadaan secara elektronik dengan menjadi pengguna dari LPSE terdekat. Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, sebenarnya sudah berkomitmen untuk melakukan perbaikan dalam proses pengadaan barang/jasa Pemerintah setiap tahunnya. Hal tersebut ditempuh dalam rangka penghematan pengelolaan anggaran, agar sektor-sektor pembangunan lainnya dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dengan adanya LPSE, dapat mencapai sasaran terlaksananya proses pengadaan barang/jasa Pemerintah yang efektif dan efisien.

Dan kepada Stakeholder, diharapkan mampu meningkatkan dan menjamin terjadinya efisiensi, efektifitas, tranparansi dan akuntabilitas, dalam pembelanjaan uang negara, juga menjamin tersedianya informasi, kesempatan usaha serta mendorong terjadinya persaingan yang sehat dan terwujudnya keadilan bagi pelaku usaha, yang bergerak di bidang pengadaan barang/jasa.

Acara pembukaan sosialisasi layanan Pengadaan barang/jasa, diakhiri penekanan tombol sirine oleh Drs.Umar Hasan, didampingi, Prof.Himawan Adinegoro, Ir.Imran Rozi, Gustav Filandra.