Beltim Menjadi Tempat Pembelajaran Tata Kelola Pertambangan

Manggar, Diskomifo Beltim—- Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Timur (Sekda Beltim) Ikhwan Fahrozi mengatakan Pemerintah Kabupaten Beltim berperan dalam menghadapi resiko dan menanggung beban yang muncul dari praktek pertambangan.  Dalam hal ini Pemkab Beltim memiliki peran khusus untukmemastikan praktik pertambangan yang akuntabel di mata masyarakat, terutama untuk memastikan manfaat pertambangan terdistribusi merata dan resiko pertambangan tidak berdampak buruk bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Sekda Beltim Ikhwan dalam diskusi terbatas tata kelola pertambangan yang baik untuk mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan di Pulau Belitung yang berlangsung di ruang rapat Bupati Beltim, Senin (15/1).

Dalam acara tersebut dihadiri 28 peserta dari Indonesia, Myanmar, Thailand, Philipina, Amerika Serikat, Inggris, Vietnam dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Babel dan Beltim. Para peserta dari luar negeri tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pemerintah, aktivis LSM, praktisi dari industri ekstraktif.

Dalam kesempatan itu Sekda menjelaskan pertambangan sebagai sektor yang bergantung pada sumber daya alam, suatu saat akan habis kian banyak disadari oleh berbagai pihak.

“Tantangan melimpahnya sumber daya alam pada sektor pertambangan, suatu saat akan habis kian banyak disadari oleh berbagai pihak,” kata Sekda

Bagi pihak perusahaan pertambangan, kesadaran ini menuntut pertambangan juga perlu mencermati keberlanjutan ekosistem melalui kegiatan reklamasi pasca-operasi tambang. Bagi masyarakat kesadaran ini mendorong munculnya inisiatif untuk mulai mengembangkan sektor-sektor lain sebagai alternatif bagi sektor pertambangan.

Sementara itu Poppy selaku wakil dekan visipol Universitas Gajah Mada mengatakan diskusi dilaksanakan dilatarbelakangi Pulau Belitung sebagai daerah tambang bisa berkembang menjadi daerah tujuan wisata.

“Kita laksanakan diskusi ini karena ada upaya pemda dan masyarakat untuk beralih dari industri timah ke sektor lain, dimana terlihat perkembangan sektor pariwisata di Belitung. Untuk itulah Pulau Belitung menjadi salah satu tempat pembelajaran untuk mengembangkan tata kelola industri pertambangan,” kata Poppy.

Penulis: Vera

Penulis: Diskominfo Beltim
Tags

Login

Register | Lost your password?