Bayi Lahiran Langsung Dapat Akta, KK dan KIA

Manggar, Diskominfo Beltim – Kabupaten Belitung Timur meluncurkan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk atau disingkat GISA. Dengan GISA, masyarakat bisa langsung memperoleh tiga administrasi kependudukan, seperti Akta Kelahiran, Kartu Keluarga baru, dan Kartu Identitas Anak begitu bayi lahir.

Peluncuran ditandai dengan penyerahan akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA) dan Kartu Keluarga (KK) terbaru oleh Bupati Beltim, Yuslih Ihza kepada keluarga bayi yang baru melahirkan di Gedung Unit Obstetri dan Neonatal RSUD Beltim, Rabu (28/2). Tiga bayi di RSUD Beltim langsung memperoleh akta, KIA dan KK baru.

Bupati Beltim, Yuslih Ihza mengungkapkan GISA merupakan program inovasi layanan kerjasama antara Disdukcapil dengan RSUD Beltim. Dengan adanya program ini masyarakat tidak perlu susah bolak-balik mengurus administrasi ke Disdukcapil.

“Kita berikan kemudahan bagi masyarakat, kita yang jemput bola ke RSUD. Begitu anak lahir langsung bisa kita terbitkan Akta, KK baru update penambahan anggota keluarga baru, dan KIA,” ungkap Yuslih kepada wartawan.

Yuslih menyatakan Kabupaten Beltim merupakan satu-satunya daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mempunyai program GISA. Satu kabupaten/kota di setiap Provinsi di Indonesia dijadikan daerah percontohan untuk program GISA.

“Program ini baru diluncurkan 7 Februari kemarin oleh Menteri Dalam Negeri. Tiap Provinsi, satu kabupaten dipilih, terus dipilih lagi satu kecamatan dan ditentukan satu desa yang akan menjadi desa sadar adminduk,” jelas Yuslih.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Beltim, Ernadi menambahkan bagi masyarakat yang ingin memperoleh layanan GISA diminta untuk menyiapkan syarat-syaratnya. Prosesnya pun tidak memakan biaya dan waktu lama, paling lama ditarget dua hari kerja.

“Bawa Fotocopy KTP dan KK, KK Asli, surat pengantar dari desa dan kecamatan, serta Buku Nikah. Masyarakat hanya perlu melapor di petugas Capil yang disiapkan di RSUD, dak perlu ke Disdukcapil,” terang Ernadi.

Ernadi juga menghimbau agar masyarakat yang akan segera mempunyai bayi diharapkan dapat menyiapkan nama untuk calon bayinya. Mengingat salah satu kendala keterlambatan keluarnya dokumen kependudukan belum siapnya nama bayi.

“Kita prinsipnya ingin prosesnya cepat. Cuman di lapangan kita temukan ada yang belum punya nama untuk bayinya, kan susah kalau ingin buat KK, Akta atau KIA-nya,” ujarnya. @2!

Penulis: Fauzi Akbar

Foto: Azy Diskominfo

Penulis: Diskominfo Beltim
Tags

Login

Register | Lost your password?