Mahasiswa Malaysia Kerasan di Beltim

 

Manggar, Diskominfo Beltim – Pejabat Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia, Datuk Haji Abdul Halim mengatakan mahasiswa Malaysia yang ikut dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata ‘Merajut Nusantara’ cukup betah berada di Kabupaten Belitung Timur. Hal ini mengingat budaya dan bahasa melayu mirip dengan negara asal mereka.

Kondisi masyarakat dan suasana perkampungan di Kabupaten Beltim pun menurutnya tak jauh berbeda dengan kampung halamannya. Ditambah rasa masakan dan keramahan penduduk membuat 44 orang mahasiswa Malaysia merasa kerasan.

“Saya tengok bentuk-bentuk rumah dan sepinya jalan, layaknya kampung saya di Malaysia. Mahasiswa sukarekawan (KKN-red) tak payah balik, berasa di rumah,” canda Abdul Halim saat mengunjungi dan memantau kegiatan KKN Mahasiswa Malaysia di Desa Senyubuk Kecamatan Kelapa Kampit dan Desa Baru Kecamatan Manggar, Rabu (28/2)

Didampingi tiga orang stafnya, Abdul Halim mengungkapkan kondisi ini berbeda dengan saat mahasiswa Malaysia melakukan KKN di Vietnam tahun lalu. Banyak perbedaan budaya dan adaptasi yang harus dilakukan para mahasiswa.

“Jika sama orang Indonesia dah terbiasa, sejak kecil sudah biasa. Banyak asisten rumah tangga dari Indonesia yang masak dan cakap bahasa. Belitung juga melayu, tak payah belajar,” ujarnya.

Abdul berharap kegiatan KKN akan semankin mengakrabkan hubungan antara pemerintah RI dan Malayasia. Tahun depan, diharapkan akan ada kegiatan lanjutan.     “Program KKN ini adalah perbincangan diantara kerajaan dengan kerajaan, sebagai salah satu daripada program sukarelawan mahasiswa yang akan berterusan bermula dari tahun ini. Semoga peranan mahasiswa boleh mengeratkan jalinan diplomatik diantara dua kerajaan,” kata Abdul.

Tak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih atas bantuan Pemkab Beltim dalam memfasilitasi kegiatan KKN serta masyarakat Beltim atas keramahan yang diberikan.

Senada, Ketua Panitia KKN Nusantara, SFD Ari Wibowo mengatakan selama hampir dua minggu 251 mahasiswa KKN juga merasa betah dan senang tinggal di Kabupaten Beltim. Tak ada kendala yang berarti, karena sambutan masyarakat dan pemerintah sangat antusias.

“Saking kerasan banyak warga di sini yang minta diberikan penyuluhan, narkoba, genre, bahkan sekolah-sekolah minta kita hadir. Luar biasa perhatiannya, banyak yang ngasih makanan, Wakil Bupati juga sampai turun langsung ngecek ke lapangan,” kata Ari.

Di Kabupaten Beltim, KKN Merajut Nusantara melakukan kegiatan di Desa Buku Limau, Desa Lalang, Desa Baru Kecamatan Manggar dan Desa Senyubuk di Kecamatan Kelapa Kampit. Tahun depan, Dosen di Universitas Kalbis itu mengungkapkan KKN Merajut Nusantara Kopertis akan melakukan KKN di wilayah Indonesia bagian Timur.

“Kita change selama kurun waktu tiga tahun, kita bergantian mengunjungi berbagai daerah di Indonesia. Tahun depan kita ke Timur, tahun selanjutnya baru ke Indonesia bagian Tengah,” ungkapnya. @2!

Penulis: Fauzi Akbar

Foto: Azy Diskominfo

Penulis: Diskominfo Beltim
Tags

Login

Register | Lost your password?