Ratusan Siswa Bersihkan Pantai Mudong

Manggar, Diskominfo Beltim – Peringatan Puncak Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2018 Kabupaten Belitung Timur dipusatkan di Pantai Mudong Desa Padang Kecamatan Manggar, Jum’at (2/3). Ratusan anak-anak sekolah dari SD dan SMP serta undangan yang hadir diajak membersihkan sampah sepanjang Pantai Mudong.

Hari Peduli Sampah Nasional (HSPN) tahun ini mengangkat tema ‘Sayangi Bumi Bersihkan dari Sampah. Peringatan ke 10 tahun ini merupakan momentum yang tepat untuk melakukan aksi perubahan serta aktualisasi gerakan bersama antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha dalam mewujudkan Indonesia bersih tanpa sampah tahun 2025.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Beltim, Arbaie mengatakan agenda Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS) yang berlangsung dari 21 Januari hingga 21 April 2018 menjadi jalan pemenuhan tujuan pembangunan pengelolaan sampah. Ditargetkan, pada tahun 2025 terdapat pengurangan timbunan sampah 30 persen atau 20,9 juta ton serta penanganan sampah mencapai 70 persen menjadi 9,9 juta ton.

“Indonesia tanpa sampah akan terwujud bila kita memiliki komitmen bersama untuk melakukan langkah strategis yang berkelanjutan untuk mengurangi sampah. Pada puncak peringatan HPSN tahun 2018 ini kita melaksanakan bersih-bersih sampah laut dan pesisir pantai, manjadi perhatian serius kita,” kata Arbaie.

Selama TBBS di Kabupaten Beltim, masyarakat diajak membersihkan sampah di sekolah, di pantai dan jalan santai sambil memungut sampah. Selain itu juga diadakan kegiatan gotong royong dari Tugu Berasuk sampai dengan Kolong Minyak di Kota Manggar.

“Tujuan kita untuk menumbuhkembangkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemangku kepentingan dalam pengelolaan sampah serta penelitian, pengembangan teknologi dan pemanfaatannya. Selain itu juga, memfasilitasi pengembangan hasil pengelolaan sampah,” ungkap Arbaie.

Hingga saat ini sampah masih menjadi persoalan serius. Dimana pengelolaan sampah masih belum sesuai dengan motode dan teknik pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan.

“Di tengah masyarakat Beltim kepedulian akan memilah sampah harus terus dibangun, ini sebagai bukti nyata kepedulian kita sebagai penggiat lingkungan. Masyarakat harus mengerti mana sampah yang bisa didaur ulang, ataupun sampah yang bisa dijadikan kompos,” ujarnya. @2!

Penulis: Fauzi Akbar

Foto: Azy Lakuank

Penulis: Diskominfo Beltim
Tags

Login

Register | Lost your password?