Minimnya Kepersertaan Koperasi di BPJS

Manggar, Diskominfo Beltim—- Sejumlah koperasi yang ada di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) belum banyak yang mendaftarkan tenaga kerjanya dalam program BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan.

Dalam sosialisasi program BPJS yang diikuti 25 orang perwakilan perusahaan dan 25 orang wakil pekerja yang ada di Beltim di Kafe Fega Manggar, Senin (5/3), pihak BPJS akan berupaya melakukan pendekatan kepada pihak pemberi kerja agar penyelenggaraan jaminan ketenagakerjaan dan kesehatan dapat terlaksana.

“Koperasi di Beltim belum ada yang mendaftarkan tenaga kerjanya ke BPJS Ketenagakerjan. Rencana kita akan sosialisasi ke kecamatan-kecamatan terutama untuk program kecelakaan kerja dan kematian,” ungkap Aditya selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Belitung.

Begitu juga yang disampaikan M. Ali selaku kepala BPJS Kesehatan Beltim mengungkapkan hanya 2-3 koperasi yang baru mendaftarkan.

“Sebagian besar perusahaan di Beltim sudah mendaftar, tinggal kepatuhannya saja yang perlu ditingkatkan, namun untuk koperasi baru sedikit yang mendaftar, sekitar dua atau tiga yang baru mendaftar,’ kata Ali.

Sementara itu, salah satu peserta Siska (30) menyampaikan minimnya informasi terkait BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami usaha kecil keripik, resikonya kena minyak panas dan kompor meledak. Apa kami bisa ikut BPJS Ketenagakerjaan?,” ungkap Siska.

Menjawab hal itu, Aditya mengatakan bahwa setiap pemberi kerja wajib mendaftarkan tenaga kerjanya dalam dua program tersebut.

Sementara itu Sekda Beltim Ikhwan Fahrozi selaku Sekda Beltim saat membuka sosialisasi itu menyampaikan bahwa tujuan dari program BPJS adalah agar kebutuhan masyarakat untuk kesehatan dapat terpenuhi termasuk perlindungan saat bekerja.

“Saya harap pimpinan perusahaan dan koperasi dapat mendaftarkan karyawannya ke program BPJS demi kepentingan bersama,” ujar Ikhwan.

Penulis: Vera

Penulis: Diskominfo Beltim
Tags

Login

Register | Lost your password?