Konser Opick Berhasil Kumpulkan Rp 312 Juta

Damar, Diskominfo Beltim – Konser Religi Kemanusian untuk Palestina di Kabupaten Belitung Timur berhasil mengumpulkan Rp 312.088.000. Jumlah tersebut berasal kegiatan Opick Goes To School, sumbangan dari masyarakat umum, pegawai Pemkab Beltim, serta lelang donasi saat konser berlangsung.

Konser Opick ‘Tombo Ati’ berlangsung di GOR Damar, Sabtu (10/3). Setelah menyanyikan beberapa lagu dalam album ‘Semesta Bertasbih’, Opick pun bercerita tentang kondisi Palestina.

Usai itu, Opick turun langsung memimpin lelang donasi. Lelang dibuka dari penawaran Rp 20 juta, dan Rp 15 juta, namun belum ada yang berani memberikan penawaran.

Saat turun ke Rp 10 juta, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Beltim, Thohardjo Warsito langsung maju untuk memberikan sumbangan. Sebuah foto Mesjid Al Aqso berpigura diserahkan oleh Opick kepada Tjoharjo sebagai tanda lelang donasi.

Lelang pun turun ke Rp 5 juta, sekitar 11 orang mengajukan siap untuk memberikan sumbangan. Mereka pun diberikan syal dengan motif bendera Palestina. Sampai akhirnya jumlah lelang turun ke Rp 2,5 juta, Rp 1 juta, dan terakhir Rp 500 ribu. Diperkirakan saat lelang donasi tersebut terkumpul kurang lebih Rp 100 juta.

Kepada Diskominfo Beltim, Opick mengatakan kegiatan pengumpulan dana untuk Palestina cukup sukses. Ia tak mempermasalahkan berapa pun perolehan nominal sumbangan, sepanjang diberikan dengan ikhlas Insyallah akan memberikan manfaat.

“Insyallah sukses. Berapa pun donasi yang sudah diberi adalah sukses, alhamdulillah” kata Opick singkat.

Opick pun mempersilahkan bagi masyakat Beltim yang terketuk hatinya untuk Palestina dan belum sempat memberikan sumbangan agar dapat menyalurkannya ke rekening Sahabat Palestina atau lembaga kemanusiaan untuk paletina lainnya.

“Mari kita bantu saudar-saudara kita di Palestina. Rakyat disana membutuhkan obat-obatan dan makanan,” ajak Opick yang pernah jadi relawan Palestina bersama Melly Goeslow itu.

Bupati Beltim, Yuslih Ihza mengaku cukup puas dengan hasil sumbangan yang didapat. Bahkan menurutnya, meski dikumpulkan dalam waktu singkat jumlah itu di luar ekpektasi.

“Luar biasa, sangat memuaskan. Ini artinya masyarakat Beltim mendukung perjuangan rakyat Paletina,” kata Yuslih.

Yuslih mengatakan sumbangan untuk Paletina bisa dikatakan berjihad. Ia berharap sumbangan dapat membantu meringankan beban rakyat Palestina.

“Kita bisa melihat bagaimana penindasan yang dilakukan oleh penjajah Israel. Mudah-mudahan sumbangan ini dapat sedikit membantu kebutuhan obat-obatan dan makan di sana,” ujarnya. @2!

Penulis: Fauzi Akbar

Foto: Azy Diskominfo

Penulis: Diskominfo Beltim
Tags

Login

Register | Lost your password?