Isu Pengarusutamaan Gender Barang Lama

Manggar, Diskominfo Beltim – Direktur Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumberdaya Pembangunan (LPPSP) Semarang, Indra Kertati mengatakan Penyusunan Strategi Kebijakan Pengarusutamaan Gender sudah sejak tahun 2010 dikenalkan di daerah lain di Indonesia. Meski telat, ia tetap mengapresiasi Pemkab Beltim yang mau memulai kegiatan tersebut.

“Di Kabupaten Beltim memang baru pertama kali ini, sebetulnya sudah cukup lama. Agak terlambat memang, tapi gak papa saya apresiasi tetap bisa dikembangkan,” kata Indra saat memberikan materi pada Kegiatan Penyusunan Strategi Kebijakan Pengarusutamaan Gender di Ruang Pertemuan Badan Perencanaan Pembangunan, Penilitian dan Pengembangan Daerah (BP4D), Selasa (10/4).

Menurutnya Pembangunan Kesetaraan PUG merupakan amanah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Tiga peran utama yang didorong dalam RPJMN, Perbaikan kualitas pembangunan berkelanjutan, pengentasan kemiskinan, dan PUG.

“Selain itu juga sudah diamanahkan dalam Inpres Nomor 9 Tahun 2000. Wajib bagi Kabupaten/Kota untuk mengamankan amanah tersebut melalui Perencanaan Responsif Gender dan Anggaran Responsif Gender,” kata Indra.

Indra berharap dengan adanya kegiatan Penyusunan Strategi Kebijakan PUG dapat menjadi titik balik bagi pembangunan responsif gender di Kabupaten Beltim. Bukan hanya sekedar kegiatan seremonial semata, namun dapat menjadi pembangunan yang berkelanjutan.

“Memang kita disini untuk merubah paradigma di masyarakat. Oleh karena itulah harus ada upaya terus menerus dari pemerintah daerah, dan sinergi baik dari BP4D selaku Ketua Pokja maupun Dinas Sosial yang membidangi masalah Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” ujarnya.

Kegiatan Penyusunan Strategi Kebijakan Pengarusutamaan Gender akan berlangsung selama tiga hari, dari Selasa (10/4) hingga Kamis, (12/4). Selanjutnya Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan turun ke setiap kecamatan dan desa untuk mensosialisasikan tentang PUG.  @2!

Penulis: Fauzi Akbar

Foto: Azy Diskominfo

Penulis: Diskominfo Beltim
Tags

Login

Register | Lost your password?